Sunday, 10 August 2014

Aku adalah genangan air.
Aku melihatmu belajar terbang:
tertatih dengan sayap terkatup.

Sekejap,
aku ingin menjadi laut.
  berusaha membangunkanmu dengan arus realita;
  bermain denganmu dalam dilema;
  memendam rahasiaku di cakrawala;
  menyimpan senyummu di taburan bintang tak bernama;
  merapikan pasir pantaimu yang sedetik lalu penuh pertanda;
  ombak 'kan menghantammu jauh,
  untuk kemudian menyeretmu dekat;
  untuk kemudian menggulungmu erat.

Belum selesai aku beringin, kau terbang.
Dan aku masih di sini.

Padahal genangan air juga cukup.
Setidaknya sayapmu di langit sedikit terpantul di genangan ini.