Seni Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
1) halus atau lembut; (2) seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya dan keindahannya) seperti tari, lukis, ukir dan sebagainya; (3) kesanggupan akal untuk menciptakan sesuatu yang bernilai tinggi (luar biasa); (4) orang yang berkesanggupan luar biasa.Seni.
S-E-N-I.
Mari kita berkelakar tentang seni.
Salah satu bahan yang ga punya jalan buntu.
Meski kau coba mencarinya dalam urutan waktu.
Tidak akan dapat walau kau renteti satu-satu.
Malah bikin nyeri huntu.
Abstrak emang, yang dimaksud dengan seni tuh apa.
Tapi terkadang dalam beberapa sekmen hidup, kita bisa paham beberapa kata yang sebenernya sulit untuk dijabarkan. Apalagi bila dijadikan bahan ulangan.
Dalam setiap percakapan yang kita lakukan, banyak kata-kata yang melesat. Dari satu sampai seribu. Mengalir deras hingga membekas. Dan bekas itulah yang kita pandang dalam setiap lamunan.
Sadar ga, bahwa yang kita pandang hanya bekasnya saja. Dalam kata lain, yang kita ucapkan hanya sebatas kita tau. Sebatas lewat tanpa arti. Tanpa pernah kita mengerti.
Mencari arti memang bagaikan mencari bintang mana yang paling terang. Ketika kita dapati satu, ternyata masih ada seribu. Begitu seterusnya.
Kelakar kita masih tentang seni.
Kini mari kita berimajinasi.
Baca hari-harimu yang telah lalu. Lihat saat kau menemukan sebuah lagu. Ketika kau telusuri dan hayati lagu itu.
Hingga akhirnya kau mulai bernyanyi.
Bernyanyi...
Lepas...
Ada seberkas kepuasan yang kau rasakan...
Tak peduli dengan orang lain yang mendengar...
Hatimu mulai bergetar...
Dan kau terpejam. Matamu menutup sambil terus bernyanyi. Melalui nada tinggi. Nada rendah.
Getaran itu semakin menjadi. Dan ketika lagu itu kau akhiri, ribuan rasa lega dan tularan perasaan dari lagu tersebut menghujani nuranimu. Jiwamu telah terbawa. Tertebak angin. Indah atau tidaknya telah dapat kau rasakan.
Itu tadi, bila kau bernyanyi.
Sama halnya ketika kau menari, memetik gitar, menggambar, bermain peran, bermain band, atau membuat puisi...
Mulut, tangan, kaki, mata, dan pikiranmu menggeliat kesana-kemari. Tapi jauh dari itu, jiwa dan hatimulah yang sepenuhnya mengambil peran.
Dialah yang membuat matamu terpejam,
Hatimu bergetar,
Imajimu melayang-layang,
Dan dia pula yang menurunkan pengahayatan dalam hatimu.
Seni, dapat lebih dalam dipahami melalui hati. Karena dialah yang membuat seni itu ada.
Selamat malam dan terus berkelakar.

keren gammmmm
ReplyDeletealhamdulillah sekali, yah...
ReplyDeletekomennya baru kebaca ._.