Aku berusaha menerjemahkan kerinduan melalui cara-caramu berlaku.
Melalui paha atas di hidangan makan siangku; menyingkirkan bawang, buah, batang sayuran, dan kuning telur; lalu menutupnya dengan teh tawar hangat.
Malamnya, aku akan mendiskusikan purnama tentang mengapa ia hanya hadir di beberapa malam setelah penantian yang panjang?
Lalu mengapa ia baru hinggap di puncak saat kita hendak terlelap?
Apakah hujan perlu mereda agar ia bisa ada?
Dan mengapa dengan semua pertanyaan yang ada aku masih tetap mendamba?
Kemudian aku akan berbaring di kasurku, berharap segera terlelap dan bangun di Januari yang menanti, sambil kupakai kaus kaki tidurku yang lucu.
Aku telah berusaha menerjemahkan kerinduan melalui cara-caramu berlaku.
Gam!. Paha siapa gam?
ReplyDeleteGimana kabar? Sehat?